Platform kerja tim kintone

Cara kerja dan Cara hidup

24.Sep.2020 10:51

Bagaimana jika bekerja dari rumah?

Bagaimana psikologi lingkungan dapat membantu anda untuk bekerja dari rumah dengan lebih baik

Sudah mulai bekerja dari rumah, tetapi tidak bisa berkonsentrasi terhadap pekerjaan… Kita sudah semakin terbiasa dengan WFH (Work from Home), sehingga menata lingkungan kerja di rumah juga menjadi hal yang penting.

“Otak pasti akan merespon percakapan. Oleh karena itu, kita perlu perlu berada di tempat yang tenang agar bisa mempertahankan konsentrasi kita.” Begitulah yang dikatakan oleh Dr. Sally Augustin sebagai pakar psikologi lingkungan. Beliau juga memberi rekomendasi kepada orang-orang tentang cara menemukan ruang yang sesuai dengan kepribadiannya, dan menyelaraskan hidup dengan desain.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang tips dalam mendesain lingkungan yang nyaman untuk bekerja dari rumah, Alex Steullet selaku kepala editor Kintopia telah melakukan wawancara dengan beliau.

  • ※Artikel ini merupakan terjemahan yang disadur dari artikel yang dimuat di Kintopia dengan judul “How Environmental Psychology Can Help You Work Better From Home”

Tempat bisa mempengaruhi perasaan manusia. Apa yang dimaksud dengan psikologi lingkungan?

  • Alex

    Saya baru pertama kali berbincang-bincang dengan pakar psikologi lingkungan. Pertama-tama, apa yang dipelajari oleh psikologi lingkungan?

  • Sally

    Ini adalah ilmu yang meneliti pengaruh lingkungan sekitar terhadap pola pikir atau perilaku manusia.

    Misalnya, bagaimana warna berpengaruh terhadap kreativitas atau kemampuan menganalisis, hubungan tinggi langit-langit dan perilaku sosial, reaksi seperti apa yang diberikan orang ketika ada benda yang menyentuh tangan atau kakinya, dsb.

    Dan lebih dalam lagi, ada kalanya kami juga menganalisis bagaimana budaya negara atau organisasi di tempat tertentu akan mempengaruhi pengalaman dan harapan orang.

    Sedangkan pakar psikologi lingkungan akan memikirkan bagaimana masing-masing kepribadian akan berpengaruh atau harus berpengaruh kepada desain.

Dr. Sally Augustin, pakar psikologi lingkungan. Ketua “Design With Science”. Memberikan rekomendasi desain ruang, benda dan layanan yang memberikan pengalaman kognitif, emosional, dan fisik yang ideal, dilihat dari sudut pandang ilmiah. Lulusan Wellesley Collage (S1), Universitas Northwestern (MBA), dan Claremont Graduate University (PhD). Memegang kepemimpinan di organisasi profesional seperti American Psychological Association, Environmental Design Research Association, dll. Buku terbarunya diberi judul “Designology: How to Find Your PlaceType and Align Your Life with Design (Designology : Cara Menemukan Ruang yang Sesuai dengan Kepribadian Anda, dan Menyelaraskan Hidup dengan Desain).

  • Alex

    Pertama-tama, apa yang harus diperhatikan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman untuk bekerja dari rumah?

    Jika harus memikirkan material, tinggi langit-langit, warna, sampai back ground (latar belakang) atau keterkaitannya dengan sifat yang kita miliki, saya akan kewalahan untuk melakukannya.

  • Sally

    Memang banyak yang harus kita pertimbangkan, tetapi anda bisa memberi skala prioritas.

    Misalnya, ketika memikirkan “apa yang akan dilakukan di ruangan yang telah didesain?”, kita akan tahu hal-hal apa saja yang harus diperhatikan.

    Yang penting adalah ruangan tersebut akan digunakan untuk apa, karena banyak unsur-unsur yang tidak dipengaruhi oleh kebudayaan maupun sifat manusia.

  • Alex

    Jadi begitu, ya.

  • Sally

    Secara umum, warna terang yang memiliki saturasi rendah akan membuat kita merasa santai.

    Misalnya, warna sage green yang dicampur dengan warna putih akan menghasilkan warna yang menenangkan. Sebaliknya, warna dengan saturasi tinggi dan tidak terlalu terang seperti warna hijau muda yang cerah, akan membuat kita bersemangat.

  • Warna sage green yang memiliki saturasi rendah (kiri) dan warna hijau muda terang yang memiliki saturasi tinggi (kanan)
  • Sally

    Efek warna tidak mempermasalahkan budaya atau tipe kamar. Anda bisa merubah warna, tergantung dari apakah ruangan tersebut akan digunakan untuk kegiatan yang santai atau untuk melakukan kegiatan yang bersemangat.

  • Alex

    Pola pikir saya terhadap warna jadi berubah ! Apakah ada efek desain lainnya yang bisa digunakan secara umum di seluruh dunia?

  • Sally

    Banyak sekali. Misalnya, tinggi langit-langit. Ruangan yang memiliki langit-langit tinggi akan meningkatkan kreativitas kita. Itu juga yang menyebabkan kita merasa kagum ketika berada di dalam katedral atau istana.

Balai Cermin Istana Versailles (Prancis)

  • Sally

    Ketika berbicara di tempat yang memiliki langit-langit tinggi, akan tercipta suasana yang formal.

    Suara orang yang berbicara tidak langsung sampai ke telinga pendengar, tetapi akan dipantulkan dari langit-langit. Dengan adanya langit-langit yang tinggi, waktu yang dibutuhkan untuk memantulkan suara sampai masuk ke telinga juga menjadi lama, sehingga suasananya terasa formal.

    Di Amerika, rumah-rumah yang besar sering dilengkapi dengan ruang tamu yang sangat luas dengan langit-langit yang tinggi. Padahal kondisi tersebut akan menyebabkan suaranya menggema, sehingga tidak cocok digunakan sebagai ruangan untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman.

Ruang tamu dengan langit-langit yang tinggi tidak nyaman untuk digunakan sebagai tempat bersantai dengan teman.

  • Alex

    Jadi begitu, ya. Saya bahkan tidak pernah memikirkan ruangan di rumah dari sudut pandang psikologis.

  • Sally

    Orang berpikir bahwa psikologi lingkungan adalah sesuatu yang rumit karena tidak mengenalnya.

    Jika kita bisa memahami aturannya sedikit demi sedikit, itu akan menjadi bagian dari diri kita secara alami. Awalnya memang begitu banyak hal yang harus dipikirkan, tetapi lama-kelamaan akan terbiasa.

  • Alex

    Karena ini adalah bidang penelitian yang tidak perlu memilih orang maupun waktu, ya.

  • Sally

    Betul sekali. Kapanpun dan dimanapun orang berada, baik di kantor, di rumah, atau di roket yang menuju planet Mars dll., sedikit banyak pasti akan menerima pengaruh dari tempat dia berada.

    Bukan berarti saya membuat pembahasan ini menjadi rumit, tetapi “kapanpun dan dimanapun” kita selalu berada di suatu tempat. Dan yang bisa mengontrol pengaruh yang diberikan oleh tempat tersebut adalah desain.

Otak pasti akan merespon percakapan. Oleh karena itu, kita perlu berada di tempat yang tenang agar bisa mempertahankan konsentrasi kita.

  • Alex

    Saya rasa, banyak orang yang baru pertama kali bekerja dari rumah akibat terkena dampak dari virus COVID-19.

    Dan setelah pandemi ini berakhir pun, saya rasa tren untuk bekerja dari rumah akan tetap berlanjut. Apakah ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menata lingkungan kerja di rumah?

  • Sally

    Pertama-tama, mari kita pikirkan pekerjaan yang kita lakukan untuk berkontribusi kepada perusahaan. Kebanyakan orang membutuhkan konsentrasi dalam bekerja, sehingga saya rasa yang dicari adalah lingkungan kerja yang tenang dan santai.

    Tetapi jangan sampai terlalu santai dan membuat anda tertidur. Tidak ada orang yang bisa memberikan performa terbaiknya sambil tidur (Dr. Sally mengatakannya sambil tertawa).

    Yang bisa dilakukan untuk menata lingkungan kerja di rumah memang terbatas, tetapi jika anda mencari warna yang bisa membuat santai, saya merekomendasikan wall paper dengan warna sage green keputihan.

  • Alex

    Jika yang dikerjakan adalah pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi, apa yang harus dilakukan?

  • Sally

    Saya menganjurkan untuk sebisa mungkin menghilangkan informasi tidak penting yang masuk melalui mata atau telinga.

    Keheningan total malah akan menciptakan suasana yang tidak alami, sehingga yang ideal adalah tempat yang tenang. Baik di rumah maupun di kantor, lebih baik menyediakan ruangan yang tidak terganggu oleh orang yang berbicara.

    Otak kita pasti akan merespon percakapan sekitar, sehingga kita perlu memutus percakapan yang masuk.

    Ada baiknya anda mendengarkan suara-suara alam yang efektif untuk meredam stres, dengan volume yang kecil.

  • Alex

    Cukup dengan mengunduh sound track yang mengalunkan suara padang rumput, ya?

  • Sally

    Betul. Kata kuncinya adalah “ketenangan”. Anda bisa membayangkan padang rumput yang indah di suatu musim semi, dengan suara aliran sungai, daun yang bergesekan dan kicauan burung yang terdengar di kejauhan.

    Tetapi suara hujan yang lebat atau angin kencang typhoon, kicauan burung Parrot, dll. tidak dianjurkan.

    Meskipun diputar dengan volume suara yang kecil, suara-suara alam tersebut tetap bermanfaat. Di hari yang cuacanya cerah, cobalah untuk memutar suara aliran sungai kecil yang mengalir di padang rumput dsb., dengan volume suara kecil yang tidak mengganggu tetangga anda.

Pencahayaan alami membawa pengaruh yang baik untuk menyelesaikan masalah dan hubungan interpersonal. Mari belajar tentang lingkungan yang nyaman dari Hygge.

  • Alex

    Bagaimana dengan penerangan?

  • Sally

    Penerangan memiliki pengaruh yang besar. Asal berhati-hati agar tidak memantul di layar komputer, anda bisa bekerja di bawah pencahayaan alami.

    Pencahayaan alami berhubungan langsung dengan peningkatan suasana hati atau performa, karena suasana hati yang baik akan memperlancar penyelesaian masalah atau hubungan interpersonal.

    Meskipun tidak bisa melihat pemandangan yang indah, hanya berada di bawah pencahayaan alami saja sudah cukup membantu.

  • Alex

    Kelihatannya warna penerangannya juga berpengaruh, ya?

  • Sally

    Betul sekali. Jika bekerja dari rumah, anda bisa merubah warna penerangan sesuai dengan tugas yang dikerjakan.

    Warna penerangan yang dingin akan meningkatkan kewaspadaan, sehingga cocok untuk pekerjaan analisis.

    Sedangkan warna penerangan yang hangat bermanfaat untuk kreativitas atau hubungan interpersonal. Misalnya ruangan dengan pencahayaan yang hangat cocok digunakan untuk berbicara dengan atasan yang membuat anda tegang.

  • Alex

    Begitu, ya.

  • Sally

    Apakah anda pernah mendengar tentang “Hygge” yang berarti “lingkungan yang nyaman” dalam bahasa Denmark?

    Hygge menggunakan cahaya api yang dikatakan sebagai pencahayaan yang paling sesuai untuk bersosialisasi. Dalam proses evolusi manusia, dahulu kala manusia bercengkerama sambil mengelilingi api, jadi mungkin hal itu juga masih berlaku untuk orang yang hidup di zaman sekarang.

    Selain itu, dikatakan juga bahwa orang jadi lebih bertoleransi, penuh empati dan bisa mempertahankan perasaan yang hangat kepada orang lain, setelah menyentuh benda yang hangat.

    Saya sendiri benar-benar tidak menyangka bahwa lingkungan sekitar memiliki begitu banyak keterkaitan dengan pola pikir manusia.

  • Alex

    Betul sekali. Di apartemen saya yang sempit di Tokyo memang tidak bisa membuat cahaya api, tetapi jika hanya merubah warna penerangan, saya masih bisa melakukannya.

Cahaya yang hangat seperti api akan menciptakan lingkungan yang nyaman untuk bersosialisasi.

Pekerjaan akan lebih lancar jika ada kompleksitas visual. Cobalah untuk mengatur keseimbangan warna, bentuk, dan benda.

  • Alex

    Apakah anda juga memiliki masukan untuk penglihatan?

  • Sally

    Jadi selain gangguan audio, kita juga harus berhati-hati terhadap gangguan visual yang bisa membuyarkan konsentrasi. Semakin sedikit barang yang ada memang semakin baik, tetapi bukan berarti hampa.

    Pekerjaan akan lebih lancar di lingkungan yang memiliki sedikit kompleksitas visual. “kompleksitas visual” yang dimaksud adalah kondisi di mana warna, bentuk, dan barang tertata dengan keseimbangan yang baik.

    Misalnya anda dapat membayangkan interior hunian yang didesain oleh arsitektur Amerika, Frank Lloyd Wright. Desainnya dapat digunakan sebagai referensi interior yang ideal untuk rumah maupun kantor.

Interior dengan “kompleksitas visual” yang tepat

  • Sally

    Anda dapat memajang benda-benda kenangan seperti vas bunga yang dibeli ketika berwisata atau foto keluarga, dll., tetapi jangan menambah jumlahnya.

  • Alex

    Jadi, ada sedikit kompleksitas itu tidak apa-apa, ya?

  • Sally

    Betul. Ngomong-ngomong, alasan mengapa “kompleksitas visual” adalah hal yang ideal, ada pada sejarah evolusi manusia.

    Dulu, manusia tidak hanya membutuhkan kemampuan untuk mencari hewan yang dapat dijadikan bahan makanan, tetapi juga membutuhkan kemampuan untuk menemukan hewan yang akan memangsa manusia. Keduanya sama-sama tidak boleh diketahui terlebih dahulu oleh hewan yang diincar.

    Kita akan kesulitan melihat kondisi sekeliling di lingkungan yang berantakan dan banyak barang. Itu yang menyebabkan perasaan kita tidak tenang jika berantakan.

  • Alex

    Padahal saya benar-benar kesulitan untuk menjaga kamar saya agar tidak berantakan ketika bekerja dari rumah.

Manusia telah melewati berbagai jalan untuk berevolusi. Anda dapat meningkatkan kreativitas dengan memasukkan unsur alam ke dalan lingkungan kerja.

  • Alex

    Saya sangat tertarik dengan saran yang diberikan oleh Dr. Sally, karena berhubungan dengan evolusi manusia. Bagaimana hubungan antara kita dengan alam?

  • Sally

    Saya merekomendasikan tumbuhan hijau bagi pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi dan kreativitas. Ketika lelah, memandangi tumbuhan bisa merubah suasana hati kita. Tumbuhan juga memiliki manfaat yang bisa meningkatkan kreativitas.

    Selain itu, material kayu juga diketahui dapat meringankan stres, sehingga yang paling ideal adalah menggunakan meja kayu. Tetapi jika itu sulit, menggunakan meja yang bermotif kayu juga bisa.

    Yang penting motif kayunya terlihat jelas, dan menggambarkan corak yang tidak beraturan. Tidak harus menggunakan material kayu yang asli, asalkan bisa memperlihatkan corak yang alami.

Material kayu yang motif kayunya terlihat jelas bisa mengurangi stres

  • Sally

    Memandangi lukisan pemandangan alam yang realistis juga bisa menyegarkan suasana hati anda. Lukisan padang rumput yang dikelilingi pohon atau foto alam juga bisa membantu.

    Suara air yang mengalir juga memiliki efek menyegarkan, sehingga saya juga merekomendasikan untuk meletakkan air mancur yang kecil di atas meja. Jika ada air mancur mini, anda tidak perlu membeli sound track yang berisi kumpulan suara alam.

Air mancur mini yang dapat diletakkan di atas meja.

  • Sally

    Pada dasarnya, manusia telah melewati berbagai jalan untuk berevolusi, sehingga fleksibilitas tubuh juga menjadi hal yang penting. Mencoba berbagai posisi tubuh seperti berdiri, duduk, merubah posisi duduk, dsb. juga akan efektif.

Untuk menjaga diri dari godaan yang muncul saat bekerja dari rumah, disarankan untuk tidak memasukkan hal-hal yang menggoda ke dalam penglihatan kita.

  • Alex

    Ketika bekerja dari rumah, banyak orang yang tergoda dengan apa yang biasanya tidak dilakukan saat sedang bekerja.

    Misalnya saat duduk di dekat TV, saya jadi berpikir “ingin melihat lanjutan acara kemarin”, dan jika berada di dekat kulkas, jadi “ingin memakan sesuatu”.

    Apakah ada pengaturan tempat atau desain yang dapat melindungi diri kita dari godaan-godaan seperti itu?

  • Sally

    Pertama-tama, anda harus menyingkirkan godaan-godaan tersebut agar tidak masuk ke dalam penglihatan anda. Jika tidak masuk dalam penglihatan, lama-kelamaan anda tidak akan memikirkannya.

    Tetapi penyebab ingin “makan melebihi kebutuhan”, atau “menonton TV” adalah rasa bosan atau stres, dan menurunnya daya konsentrasi. Oleh karena itu, hal-hal tersebut perlu diatasi terlebih dahulu.

    Karena pada akhirnya menata lingkungan secara fisik juga ada batasnya.

    Sangat wajar jika konsentrasi kita teralihkan ketika mencium bau masakan yang lezat dari rumah sebelah. Masalah ini tidak bisa dipecahkan oleh warna wall paper .

Buku yang ditulis oleh Dr. Sally Augustin dengan judul “Designology: How to Find Your PlaceType and Align Your Life with Design (tahun 2019)

100 % bekerja dari rumah adalah hal yang berbahaya? Orang perlu menerima sinyal selain kata-kata dan gestur tubuh.

  • Alex

    Setelah pandemi ini berakhir pun, mungkin masih banyak orang yang mengharapkan untuk bekerja dari rumah.

    Saya ingin mendengarkan pendapat anda tentang bekerja dari rumah dan bekerja di kantor. Apakah ada jenis pekerjaan yang cocok untuk dikerjakan dari rumah?

  • Sally

    Mungkin ini adalah jawaban yang umum, tetapi menurut saya semua itu tergantung dari seberapa banyak kita harus berhubungan dengan orang lain.

    Kita sering berpikir bahwa komunikasi yang dilakukan oleh manusia hanya melibatkan kata-kata dan gestur tubuh. Padalah itu salah. Kita saling mengirimkan berbagai sinyal selain kata-kata.

    Misalnya, jarak dengan lawan bicara, tatapan mata ketika berbicara, aroma yang tercium, dll.

    Aroma di sini bukanlah “bau keringat”. Manusia akan mengeluarkan aroma yang berbeda ketika bahagia dan tidak.

  • Alex

    Begitu, ya. Umpan balik yang merupakan salah satu bentuk komunikasi dalam pekerjaan juga tingkat kesulitannya akan berbeda, ketika bertatap muka dengan tidak bertatap muka.

  • Sally

    Umpan balik atau komunikasi dengan rekan kerja idealnya dilakukan secara tatap muka. Karena ketika kita tidak berada di ruang yang sama, ada berbagai jenis alur komunikasi yang terputus.

    Jenis pekerjaan yang kreatif pun penting untuk menerima umpan balik yang berterus-terang secara langsung.

    Komunikasi tidak langsung seperti ini memang bisa dilakukan ketika bekerja dari rumah, tetapi tetap tidak bisa menggantikan komunikasi tatap muka.

  • Alex

    Bagaimana dengan pekerjaan yang mudah dan dikerjakan secara mekanis seperti menyortir file dan menginput data?

  • Sally

    Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan seperti itu juga lebih baik dikerjakan di lingkungan yang dikelilingi oleh orang.

    Jika mengerjakan pekerjaan yang sudah terbiasa atau pekerjaan yang mudah sendirian, lama-kelamaan konsentrasinya akan berkurang dan efisiensi kerjanya juga akan menurun drastis.

    Energi kecil yang dihasilkan saat berhubungan dengan orang lain dapat membangkitkan semangat anda.

  • Alex

    Banyak orang yang memuji betapa menakjubkannya teknologi konferensi video. Apakah konferensi video tetap tidak bisa menggantikan kita untuk datang ke kantor?

  • Sally

    Iya. Konferensi video memiliki banyak masalah, dan salah satunya adalah kontak mata.

    Kita tidak bisa melakukan kontak mata di konferensi video. Memang, kita bisa saja memandangi kamera untuk melakukannya, tetapi itu agak menakutkan.

Kita perlu bertatap muka dan menghabiskan waktu bersama untuk mengenal orang lain.

  • Sally

    Sejarah evolusi menyatakan bahwa anda tidak dapat mengenal orang lain, kecuali bertatap muka dan menghabiskan waktu bersama.

    Interaksi antar manusia cukup kompleks, sehingga tidak dapat diwakili oleh telpon atau konverensi video, meskipun teknologinya telah berkembang.

    Tetapi jangan salah paham, bisa menggunakan berbagai macam tool dengan bebas adalah hal yang luar biasa. Karena jika tidak, perekonomian saat ini mungkin akan runtuh.

    Tetapi kondisi saat ini hanya merupakan penanganan kondisi darurat. Karena berada di kondisi darurat yang bersifat sementara, semua orang bekerja keras untuk memberikan yang terbaik.

    Jika sudah tidak berada dalam kondisi darurat, saya rasa akan lebih banyak orang yang ingin bekerja dengan saling bertatap muka, dibandingkan bekerja dengan menggunakan teknologi.

  • Penulis : Alex Steullet / Penerjemah : Marie Ferguson, Mina Samejima / Eyecatch : Dan Takahashi


    Artikel ini berasal dari Cybozu Style yang dicetak ulang.

    https://cybozushiki.cybozu.co.jp/

SNS Share